Restorasi Kabupaten Gorontalo Dimulai, Wakil Bupati Pimpin Kick Off Meeting RPJMD 2025-2029.
-
Feb, Tue, 2025
LIMBOTO – Wakil Bupati Gorontalo, Tonny Junus, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan dengan memimpin Kick Off Meeting Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gorontalo 2025–2029. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Madani, Kantor Bupati Gorontalo, Selasa (25/2) ini menjadi langkah awal dalam menyusun kebijakan strategis pembangunan daerah lima tahun ke depan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah, Mohamad Trizal Entengo, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Turut serta dalam forum tersebut, Camat serta seluruh Fungsional Perencanaan dan Kasubag Perencanaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya RPJMD sebagai landasan dalam mewujudkan visi dan misi daerah. Ia juga mengingatkan OPD untuk memperhatikan prioritas janji kampanye Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo periode 2025-2030 agar selaras dengan rencana pembangunan.
“Salah satu perhatian utama adalah persoalan sampah di Ibukota Kabupaten Gorontalo serta penerangan di Limboto yang masih terkesan gelap. Ini menjadi sangat krusial, terutama menjelang pelaksanaan event Pramuka nasional pada Agustus mendatang, yang akan menghadirkan sekitar 6.000 peserta dari seluruh Indonesia. Limboto harus tampil sebagai kota yang terang dan bergairah,” tegas Tonny Junus.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kepemimpinannya bersama Bupati Sofyan Puhi akan mengusung prinsip “Tuntas Program, Tuntas Anggaran, Tuntas Masalah” sebagai pedoman utama dalam menjalankan pemerintahan. Ia berharap prinsip ini dapat memastikan seluruh program pembangunan terlaksana dengan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Gorontalo.
Kick Off Meeting ini menjadi titik awal bagi Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam menyusun perencanaan yang matang, efektif, dan tepat sasaran. Dengan sinergi antar-OPD, diharapkan RPJMD yang dihasilkan benar-benar merefleksikan kebutuhan masyarakat serta mampu membawa kemajuan bagi daerah.