Navigasi Iman Jadi Pengingat ASN, Integritas Diuji Saat Harta dan Jabatan Menghampiri
-
Jun, Fri, 2026
Harta dan jabatan kerap menjadi ukuran keberhasilan seseorang. Namun di balik itu, keduanya juga merupakan ujian yang dapat menentukan kuat atau rapuhnya integritas. Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Navigasi Iman Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang berlangsung di Masjid Agung Baiturrahman, Jumat (5/6/2026), dengan tema βMenakar Iman Lewat Harta, Tahta, dan Wanita.β
Kegiatan yang dipelopori Badan Keuangan dan Aset Daerah bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana itu dihadiri Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Wakil Bupati Tonny S. Junus, Sekretaris Daerah Sugondo Makmur, Ketua DPRD Zulfikar Usira, Ketua TP PKK Maryam Sofyan Puhi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Selvianti Sugondo Makmur, serta jajaran pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
Kepala BKAD Kabupaten Gorontalo, Hariyanto Manan, menuturkan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan kehidupan aparatur pemerintah. Menurutnya, setiap amanah yang diberikan negara tidak hanya menuntut kompetensi dan kinerja, tetapi juga keteguhan moral dalam mengelola kewenangan, menjaga kepercayaan publik, dan menjauhkan diri dari perilaku yang dapat merugikan masyarakat.
Dalam tausiahnya, Ustadz H. Azis Ali mengingatkan bahwa keimanan tidak hanya tercermin dari ibadah ritual, melainkan juga dari kemampuan seseorang menjaga amanah ketika memiliki kekayaan, kedudukan, maupun pengaruh. Ia menekankan bahwa berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT merupakan sarana untuk berbuat kebaikan sekaligus ujian yang harus dihadapi dengan penuh tanggung jawab.
Melalui Navigasi Iman, Pemerintah Kabupaten Gorontalo berupaya memperkuat fondasi spiritual ASN sebagai penopang budaya kerja yang bersih dan berintegritas. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa keberhasilan seorang aparatur bukan semata diukur dari jabatan yang diraih, melainkan dari kemampuan menjaga amanah, menjunjung etika, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.