Workshop Sinkronisasi Dana Transfer Perkuat Pemenuhan SPM dan Infrastruktur di Gorontalo.

Upaya memperkuat pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan belanja wajib infrastruktur menjadi fokus dalam Workshop Konsolidasi dan Sinkronisasi Perencanaan serta Penganggaran Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH) yang digelar di Hotel Aston Kota Gorontalo, Kamis (30/4/2026).
Workshop yang berlangsung sejak Rabu (29/4/2026) ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan perencanaan dan penganggaran dana transfer agar lebih terarah, efektif, dan tepat sasaran dalam mendukung pelayanan dasar masyarakat.
Sejumlah agenda utama dibahas dalam kegiatan tersebut, mulai dari konsolidasi perencanaan dan penganggaran, pemetaan subkegiatan penggunaan DAU Specific Grant (SG), hingga desk hasil pemetaan guna memastikan kesesuaian program dengan prioritas pembangunan daerah.

Kegiatan ini diikuti oleh perangkat daerah se-Provinsi Gorontalo, di antaranya Bappeda, BKAD, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, serta Dinas Pertanian. Kehadiran lintas sektor ini memperkuat sinergi dalam merumuskan perencanaan anggaran yang lebih terpadu.
Dari BKAD Kabupaten Gorontalo, workshop diikuti oleh Kepala Bidang Perencanaan Anggaran Arifin Ibrahim didampingi Kepala Subbidang Perencanaan Anggaran Yahya Liputo. Melalui forum ini, diharapkan sinkronisasi penganggaran semakin solid sehingga pemanfaatan dana transfer mampu mendorong peningkatan kualitas layanan publik dan pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Selain itu, hasil dari workshop ini diharapkan dapat menjadi acuan bersama bagi perangkat daerah dalam menyusun perencanaan dan penganggaran tahun berjalan maupun tahun berikutnya, sehingga tercipta konsistensi antara kebijakan, program, dan pengalokasian anggaran yang mendukung percepatan pembangunan daerah.