Menjelang Pelantikan Bupati, Pemerintah Gorontalo Gelar Rapat Persiapan Prosesi Adat Mopotolungo dan Moloopu.

Limboto – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar rapat persiapan pelaksanaan dua prosesi adat penting, yaitu Mopotolungo dan Moloopu, untuk menyambut Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Rapat yang berlangsung di Ruang Upango, Kamis (30/1), ini dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Nawir Tondako, ME., dan didampingi Kepala BKAD, Hariyanto Manan, SE., M.Si. Turut hadir perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, tokoh adat, serta undangan lainnya.

Prosesi adat Mopotolungo akan diperuntukkan bagi Bupati Gorontalo periode 2021—2025, Prof. Dr. H. Nelson Pomalingo, M.Pd, dan Wakil Bupati Gorontalo, H. Hendra S. Hemeto, ST., M.Si. Sementara itu, prosesi adat Moloopu akan dijalankan untuk Bupati Gorontalo terpilih periode 2025-2029, H. Sofyan Puhi, ST., dan Wakil Bupati Gorontalo, H. Tony S. Yunus. Kedua prosesi ini merupakan tradisi budaya Gorontalo yang sarat makna, sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi pemimpin yang telah dan akan memimpin daerah.

Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa seluruh rangkaian prosesi adat akan dilaksanakan pada Minggu, 8 Februari 2025, di empat lokasi berbeda. Prosesi ini akan digelar setelah pelantikan resmi Bupati dan Wakil Bupati terpilih oleh Presiden Republik Indonesia pada 6 Februari 2025.

Nawir Tondako, selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, menekankan pentingnya persiapan yang matang untuk memastikan kelancaran prosesi adat. “Kami berharap seluruh tahapan prosesi adat ini dapat dilaksanakan dengan baik, maksimal, dan tanpa mengurangi makna pentingnya acara. Ini adalah momen sakral yang harus kita persiapkan secara serius,” ujarnya.