Forum RCE di Gorontalo Jadi Ajang Strategis Perkuat Pengelolaan Keuangan Daerah.
-
Oct, Wed, 2025
Gorontalo – Upaya memperkuat koordinasi fiskal sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah kembali menjadi sorotan utama dalam Executive Meeting Lo Hulonthalo: Forum Komunikasi Regional Chief Economist (RCE) yang digelar di Aula Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Gorontalo, Rabu (15/10/2025). Forum ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dan instansi vertikal untuk menyamakan persepsi sekaligus merumuskan langkah bersama menghadapi tantangan keuangan di tingkat regional.
Kegiatan bergengsi tersebut dihadiri jajaran pejabat strategis, antara lain Asisten III Setda Provinsi Gorontalo, Misranda Nalole, Sekretaris Daerah se-Provinsi Gorontalo, Kepala Badan Keuangan, hingga pimpinan instansi vertikal seperti KPP Pratama, KPPN, dan KPKNL Gorontalo. Dari Kabupaten Gorontalo, hadir Sekretaris Daerah Sugondo Makmur didampingi Inspektur, Sri Dewi Nani, serta mewakili Kepala BKAD, Sekretaris BKAD Hasni Lamanasa bersama Kepala Bidang Akuntansi dan Pelaporan Arman Mahmud.
Dalam sambutannya, Misranda Nalole menegaskan bahwa forum RCE memiliki nilai strategis dalam memperkuat integrasi kebijakan fiskal antarlevel pemerintahan. Ia menilai koordinasi lintas sektor ini tidak hanya berfungsi menyatukan persepsi dalam pengelolaan keuangan, tetapi juga menjadi kunci menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Sinergi yang kuat sangat diperlukan agar kebijakan fiskal di tingkat pusat maupun daerah berjalan seiring dalam menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Misranda.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, menyoroti pentingnya forum RCE sebagai ajang mempercepat tindak lanjut atas masukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia juga mendorong perlunya tim teknis dari perbendaharaan untuk mempercepat penyelesaian persoalan teknis yang kerap dihadapi daerah.
“Selain ruang diskusi, forum ini memberi peluang lahirnya tim teknis agar setiap masalah bisa segera ditangani dengan cepat dan tepat,” jelas Sugondo.
Sugondo juga menekankan bahwa forum ini membuka ruang bagi daerah untuk menyampaikan aspirasi, terutama terkait kebijakan efisiensi anggaran yang kini sedang dijalankan secara nasional. Menurutnya, langkah penghematan harus tetap seimbang dengan kebutuhan pembangunan daerah.
“Harapan kami, ada ruang lebih luas bagi daerah untuk menyampaikan kendala sekaligus usulan, sehingga kebijakan efisiensi tidak menghambat pembangunan dan pelayanan publik,” tambahnya.
Kehadiran BKAD Kabupaten Gorontalo melalui Sekretaris BKAD Hasni Lamanasa dan Kabid Akuntansi Arman Mahmud mempertegas komitmen daerah dalam mendukung penguatan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan selaras dengan kebijakan fiskal nasional. BKAD menilai forum RCE menjadi kanal efektif untuk menjembatani komunikasi dengan pemerintah pusat sekaligus memperkuat peran daerah dalam menjaga disiplin fiskal.
Dengan terjalinnya koordinasi yang lebih erat melalui forum RCE, diharapkan arah kebijakan fiskal dan strategi pembangunan ekonomi di Provinsi Gorontalo akan semakin terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan.