Pemkab Gorontalo Gandeng BPKP Gelar Bimtek SPIP Terintegrasi, Bupati Soroti Arah Pembangunan 2025–2027.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Gorontalo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Mandiri Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini resmi dibuka oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, Kamis (15/5), di Aula Kantor BPKP Provinsi Gorontalo.

Dalam sambutannya, Bupati Sofyan menekankan pentingnya penguatan SPIP sebagai fondasi utama mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel. Ia juga memaparkan arah kebijakan pembangunan daerah Kabupaten Gorontalo untuk periode 2025 hingga 2027, yang dinilai perlu didukung oleh sistem pengawasan internal yang kuat.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam mengimplementasikan SPIP terintegrasi secara optimal. Ini bagian dari strategi besar menuju birokrasi yang adaptif dan responsif terhadap tantangan pembangunan ke depan,” ujar Bupati.

Kegiatan Bimtek ini turut dihadiri oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Gorontalo, Mohamad Riyanto; Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Gorontalo, Haris Tome; Inspektur Kabupaten Gorontalo, Sri Dewi Nani; para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta asesor SPIP dari BPKP.

Dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Gorontalo, hadir Kepala Bidang Anggaran, Arifin Ibrahim, dan Kepala Bidang Aset, Marlen Potale, yang menjadi perwakilan dalam forum strategis tersebut.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Gorontalo mampu meningkatkan level maturitas SPIP terintegrasi, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan daerah dalam rangka mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.