HUT Gorontalo Ke-352 Dicanangkan Meriah, Tiga Momen Nasional Disatukan Dalam Satu Perayaan Besar.
-
Nov, Sun, 2025
LIMBOTO — Semangat persatuan, energi kolaborasi, dan nuansa sejarah berpadu dalam satu panggung besar saat Pemerintah Kabupaten Gorontalo resmi mencanangkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Gorontalo ke-352. Gelaran ini berlangsung bersamaan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN), Hari Guru Nasional (HGN), serta HUT PGRI ke-80, Minggu (16/11), di Pelataran Menara Keagungan Limboto.
Dipimpin langsung oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, ribuan peserta tumpah ruah memadati area menara sejak pagi. Para ASN, pelajar, tenaga kesehatan, guru, hingga masyarakat umum mengikuti jalan sehat dan zumba massal yang menjadi pembuka rangkaian perayaan. Suasana kian meriah dengan seragam olahraga berwarna cerah dan atribut resmi HUT ke-352 yang dikenakan peserta.
Hadir pula Sekretaris Daerah Sugondo Makmur, Ketua TP-PKK Maryam Sofyan Puhi, Ketua DWP Selviani Toma Makmur, jajaran pimpinan OPD, camat, organisasi profesi, hingga komunitas masyarakat yang turut memberikan warna tersendiri pada momentum besar ini.
Pencanangan HUT ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Bupati bersama Sekda, Ketua DWP, dan Ketua Panitia Haris Suparto Tome. Dentuman sirene yang menggema menjadi simbol dimulainya rangkaian panjang menuju puncak perayaan HUT Kabupaten Gorontalo.
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Puhi menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi sejarah panjang Gorontalo serta komitmen memperkuat pembangunan daerah.
“HUT Kabupaten Gorontalo ke-352 adalah milik seluruh masyarakat. Ini momentum kebersamaan dan kebanggaan, sekaligus energi baru untuk mempercepat pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh warga untuk terlibat aktif dalam rangkaian kegiatan hingga puncak peringatan.
Di sisi lain, Ketua Panitia Haris Suparto Tome menekankan bahwa seluruh rangkaian tahun ini dikemas meriah meski dilaksanakan dalam kondisi efisiensi anggaran.
“Keterbatasan anggaran justru mendorong kami lebih kreatif. Semua terlaksana berkat kolaborasi lintas sektor tanpa membebani keuangan daerah,” jelasnya.
Haris juga mengungkapkan konsep perayaan yang menggabungkan unsur sejarah dan modernisasi. Lapangan dihiasi Rumah Adat sebagai representasi jejak masa lalu, sementara Menara Keagungan menjadi simbol kemajuan dan arah masa depan Kabupaten Gorontalo.
Pada kesempatan tersebut, panitia turut memperkenalkan logo resmi HUT ke-352. Angka “352” dirancang dengan filosofi kesinambungan, kebersamaan, dan pembangunan berkelanjutan. Di bagian puncak logo, Lambang Kabupaten Gorontalo menegaskan nilai luhur “Adati Hula-hula’a to Sara’a, Sara’a Hula-hula’a to Kuru’ani.”
Sementara dari sisi warna, logo memadukan hijau yang melambangkan kesuburan, merah sebagai simbol semangat dan keberanian, serta biru yang menggambarkan kedamaian, kepercayaan, dan potensi bahari Gorontalo.
Perayaan yang menyatukan tiga momen nasional ini tidak hanya memperkuat identitas daerah, tetapi juga mempertegas komitmen Kabupaten Gorontalo dalam melangkah menuju masa depan yang lebih maju, kolaboratif, dan berkelanjutan.